JAKARTA - Harga perak hari ini, Kamis 19 Februari 2026, kembali menguat setelah beberapa hari mengalami fluktuasi.
Lonjakan terjadi pada produk perak Antam yang dipasarkan melalui laman resmi Logam Mulia, mencerminkan optimisme investor terhadap logam mulia di tengah kondisi pasar global yang dinamis.
Berdasarkan data resmi, harga perak Antam hari ini naik Rp 800 dibanding perdagangan sebelumnya, sehingga kini dipatok Rp 48.400 per gram.
Sehari sebelumnya, Rabu 18 Februari 2026, harga perak sempat turun tajam Rp 2.000 ke posisi Rp 46.000 per gram. Namun, harga kemudian bangkit naik Rp 1.600 menjadi Rp 47.600 per gram.
Pergerakan harga ini menunjukkan volatilitas yang wajar pada pasar perak, di mana faktor permintaan domestik, tren global, dan sentimen investor turut memengaruhi harga harian. Lonjakan hari ini menjadi momentum positif bagi para investor yang ingin mengambil posisi di logam mulia.
Pergerakan Harga Perak Antam Berdasarkan Denominasi
Logam Mulia menyediakan produk perak dengan berbagai denominasi, baik ukuran besar maupun seri Heritage. Berikut rincian harga perak murni Antam hari ini:
Perak murni 250 gram
Harga dasar: Rp 12.500.000
Harga termasuk PPN 11 persen: Rp 13.875.000
Perak murni 500 gram
Harga dasar: Rp 24.200.000
Harga termasuk PPN 11 persen: Rp 26.862.000
Sedangkan pada seri Heritage, harga perak Antam tercatat sebagai berikut:
Perak Heritage 31,1 gram
Harga dasar: Rp 2.053.042
Harga termasuk PPN 11 persen: Rp 2.278.877
Perak Heritage 186,6 gram
Harga dasar: Rp 11.196.736
Harga termasuk PPN 11 persen: Rp 12.428.377
Data ini menunjukkan bahwa perak Antam tetap menjadi pilihan populer bagi investor ritel maupun institusi, baik untuk koleksi maupun sebagai sarana lindung nilai terhadap fluktuasi ekonomi.
Sentimen Pasar Global dan Dampaknya di Dalam Negeri
Selain faktor domestik, harga perak Antam sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga perak dunia. Berdasarkan data perdagangan Rabu 18 Februari 2026 pukul 21.59 waktu AS, harga perak dunia berada di level 77,25 dollar AS per troy ons. Angka ini naik 3,45 dollar AS atau sekitar 4,67 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kenaikan harga perak dunia ini memberikan sentimen positif yang memengaruhi pergerakan harga perak Antam di Indonesia. Lonjakan harga global biasanya menjadi sinyal bagi investor lokal untuk menyesuaikan strategi investasi mereka, baik untuk membeli maupun menjual logam mulia.
Selain itu, proyeksi pasar yang masih defisit turut mendukung kenaikan harga perak, meski permintaan industri diperkirakan melemah pada tahun depan. Hal ini menunjukkan bahwa logam mulia tetap menarik bagi investor yang mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Faktor Fundamental yang Mendorong Kenaikan
Kenaikan harga perak Antam hari ini juga didorong oleh sejumlah faktor fundamental. Pertama, defisit pasokan di pasar global yang membuat logam ini relatif langka. Kedua, meningkatnya permintaan investor terhadap logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar saham.
Selain itu, tren kenaikan harga perak global memberikan kepercayaan pada investor domestik untuk membeli perak Antam. Harga yang stabil dan likuiditas tinggi menjadikan perak Antam sebagai instrumen investasi yang aman, sekaligus fleksibel untuk perdagangan jangka pendek maupun panjang.
Investor juga memantau pergerakan nilai tukar dan harga komoditas lain yang berkaitan dengan logam mulia, karena fluktuasi tersebut bisa memengaruhi daya tarik perak sebagai aset investasi. Dengan kondisi ini, perak Antam berpotensi terus mengalami tren kenaikan dalam jangka menengah.
Investor yang ingin masuk ke pasar perak disarankan untuk memantau pergerakan harga harian dan tren global. Kenaikan Rp 800 hari ini menandai momentum bagi mereka yang menunggu harga rebound setelah beberapa hari penurunan tajam.
Dengan harga perak Antam yang menguat ke Rp 48.400 per gram, peluang investasi menjadi lebih menarik, baik untuk koleksi, spekulasi, maupun sebagai instrumen lindung nilai. Kondisi ini menegaskan bahwa logam mulia tetap menjadi pilihan utama investor yang mencari stabilitas di tengah pasar finansial yang volatil.
Kenaikan harga perak ini juga memperkuat posisi perak sebagai aset investasi yang menarik, terutama menjelang momentum ekonomi tertentu seperti akhir bulan atau event pasar global. Investor ritel maupun institusi dapat memanfaatkan data resmi Logam Mulia sebagai acuan untuk strategi pembelian maupun penjualan.