Empat Ruas Tol Fungsional Jasa Marga Dibuka Gratis Mudik Lebaran 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 09:24:00 WIB
Empat Ruas Tol Fungsional Jasa Marga Dibuka Gratis Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan strategi untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2026 dengan membuka empat ruas tol secara fungsional tanpa tarif kepada para pemudik. Keputusan ini diumumkan menjelang puncak musim mudik Idul Fitri dan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di beberapa titik vital jalur tol di Pulau Jawa.

Pendekatan Fungsional Tol untuk Dukung Arus Mudik

Pembukaan tol fungsional ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga untuk memberikan alternatif rute bagi pengguna jalan selama periode mudik. Tol yang dibuka secara fungsional artinya akan bisa dilintasi tanpa biaya tarif tol sementara waktu, sehingga pemudik tidak perlu membayar saat menggunakan empat ruas tol tertentu.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa keputusan membuka sejumlah ruas tol secara fungsional adalah langkah strategis untuk membantu mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang tambahan bagi kendaraan yang bergerak menuju dan dari arah kampung halaman, dengan tujuan utama mengurangi kemacetan pada rute arus mudik dan balik.

Daftar Empat Ruas Tol yang Dibuka

Empat ruas tol yang akan dibuka secara fungsional tanpa biaya tarif pada masa mudik Lebaran 2026 adalah:

Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), yang merupakan jalur penghubung penting di koridor Trans-Jawa dan Strategis untuk mengurai kepadatan di jalur utama Jakarta–Cikampek serta sekitarnya.

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, yang secara fungsional akan melayani arus kendaraan di wilayah Jawa Tengah dan DIY, mempermudah konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa.

Jalan Tol Jogja–Solo, khususnya segmen tertentu dari ruas tol ini, yang akan difungsikan untuk memberi rute alternatif bagi pemudik saat arus puncak.

Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I (Probolinggo–Besuki), yang juga dibuka untuk mendukung mobilitas kendaraan menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Masing-masing ruas tol yang dibuka memiliki panjang fungsional tertentu yang siap dilintasi para pemudik selama masa operasional yang ditetapkan.

Tujuan dan Harapan Kebijakan

Kebijakan membuka tol fungsional ini diharapkan mampu mereduksi kemacetan di jalur tol yang biasa dipenuhi kendaraan saat musim mudik Idul Fitri. Situasi kemacetan yang sering terjadi pada puncak arus mudik menjadi alasan utama di balik keputusan ini, sehingga pemudik bisa memiliki opsi rute yang lebih lega dan lancar untuk perjalanan jauh.

Melalui pembukaan tol gratis ini, Jasa Marga juga berharap dapat menyebarkan volume lalu lintas secara lebih merata, sehingga potensi penumpukan kendaraan di satu rute dapat berkurang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan lembaga terkait lainnya dalam menciptakan arus mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat luas.

Persiapan Menjelang Masa Operasional

Mensikapi pembukaan tol fungsional, Jasa Marga bersama pihak berwenang dipastikan akan menyusun jadwal operasional, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi di lapangan. Ini mencakup penempatan petugas, pengaturan rambu dan marka jalan, serta mekanisme pengalihan arus bila diperlukan. Semua itu bertujuan untuk memastikan keselamatan serta kelancaran kendaraan yang melintas.

Selain itu, pengaturan lalu lintas lain seperti skema one way atau contraflow juga turut dipersiapkan oleh pihak berwenang guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada hari-hari puncak mudik dan balik Lebaran 2026.

Dampak Positif bagi Pemudik

Pembukaan empat ruas tol fungsional tanpa tarif ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026. Inisiatif ini tidak hanya memberi alternatif rute gratis bagi pemudik, tetapi juga menunjukkan sinergi antara operator tol dan pemerintah untuk menekan tingkat kemacetan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih lancar dan aman bagi jutaan orang yang akan melintasi jalur-jalur tol strategis di Pulau Jawa.

Terkini