Peluang Usaha Ramadan: 5 Minuman Es Segar Buka Puasa Kemasan Standing Pouch

Jumat, 20 Februari 2026 | 10:25:28 WIB
Peluang Usaha Ramadan: 5 Minuman Es Segar Buka Puasa Kemasan Standing Pouch

JAKARTA - Berbuka puasa identik dengan minuman dingin yang menyegarkan bahkan sekaligus bisa jadi ladang cuan untuk pelaku usaha kecil menengah. Satu tren yang tengah berkembang adalah minuman es dalam kemasan standing pouch — praktis dibawa, visualnya menarik, dan punya nilai jual lebih tinggi dibanding es tradisional. Tren ini muncul jelang bulan Ramadan 1447 H / 2026, di mana banyak UMKM mulai mengembangkan ide takjil kekinian demi menarik pembeli di pasar takjil.

Es dalam kemasan pouch bukan sekedar es biasa, tetapi sebuah produk takjil dengan nilai estetika dan rasa yang menarik. Rangkaian minuman berikut menawarkan inspirasi varian es segar yang cocok sebagai takjil langsung santap maupun sebagai produk jualan untuk pelaku UMKM.

Es Kuwut Bali – Sensasi Segar Tradisional Dipadu Modern

Es Kuwut Bali mengambil inspirasi dari minuman tradisional khas Bali yang sejak dulu dikenal karena kesegarannya. Untuk versi standing pouch, penyajiannya dilakukan dengan bahan kelapa muda, melon serut, dan biji selasih, kemudian disiram dengan air kelapa serta sirup melon, serta diberi sedikit perasan jeruk nipis untuk menambah rasa asam-manis yang seimbang.

Komposisi tersebut membuat minuman ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga tampak menarik ketika dilihat melalui kemasan plastik bening. Warna hijau dari melon dipadu putih kelapa dan tekstur biji selasih juga menciptakan kombinasi visual yang memikat calon pembeli. Ide ini tidak hanya cocok untuk dinikmati sendiri, tetapi juga punya potensi besar sebagai produk takjil usaha karena tampilannya yang “Instagrammable”.

Es Lumut dan Es Mojito Non-Alkohol – Tren Rasa Kekinian

Varian kedua yang sedang banyak dicari oleh konsumen adalah Es Lumut. Minuman ini menggunakan bahan dasar jelly atau agar-agar yang dihancurkan kasar hingga menyerupai lumut. Tekstur uniknya menjadi daya tarik tersendiri yang bisa membuat pembeli penasaran. Meski tampak sederhana, kombinasi teksturnya membuat minuman ini laris di pasar yang ramai menjelang waktu berbuka.

Sementara itu, Es Mojito versi non-alkohol mengadaptasi minuman klasik dari Kuba sehingga sesuai dengan konsumen Muslim. Dengan mengganti alkohol dengan air soda, sirup buah, daun mint, dan potongan buah segar seperti stroberi atau leci, minuman ini tetap menghadirkan sensasi dingin yang menyegarkan. Produk ini sangat cocok ditawarkan dalam kemasan pouch karena karbonasi air soda relatif tahan lama jika disegel rapat sampai waktu berbuka tiba.

Es Susu Jelly – Visual Menarik yang Mengenyangkan

Minuman es berikutnya adalah Es Susu Jelly, yang memadukan potongan jelly warna-warni dengan kuah susu yang creamy. Variasi jelly yang beraneka warna memberikan kontras visual menarik di dalam kemasan pouch, sementara kuah susu dapat ditambah dengan aroma vanila atau pandan untuk memperkaya rasa.

Selain menjadi pembuka yang menyegarkan saat berbuka, es susu jelly ini juga relatif lebih mengenyangkan dibandingkan es berbahan air biasa. Hal ini bisa menjadi daya jual tambahan bagi konsumen yang ingin takjil sekaligus sekadar ganjalan sebelum santap makanan utama. Potensi nilai jual dari es susu jelly biasanya lebih tinggi karena kesan premium dari bahan susu serta tampilan warna-warni jelly.

Es Buko Pandan – Sentuhan Internasional dalam Takjil Lokal

Tidak hanya varian lokal yang bisa dipasarkan, pelaku usaha juga bisa mengambil inspirasi dari minuman luar negeri. Salah satunya adalah Es Buko Pandan, yang terinspirasi dari pencuci mulut khas Filipina. Es ini memadukan jelly pandan, kelapa muda, dan sagu mutiara, kemudian disajikan dengan kuah susu hijau beraroma pandan yang kuat.

Tekstur dan warna hijau yang khas membuat es buko pandan menjadi salah satu minuman yang mudah dikenali serta punya kesan rasa yang kuat dan nikmat. Karena tampilannya agak lebih “premium”, es buko pandan kerap dihargai sedikit lebih tinggi dan bisa menjadi produk unggulan di antara varian es lainnya.

Peluang Pasar Ramadan untuk UMKM – Praktis dan Kekinian

Tren takjil es dalam kemasan standing pouch ini tidak hanya sekedar soal rasa, tetapi juga soal peluang usaha yang menjanjikan. Kemasan pouch yang praktis, visual produk yang menarik, serta rasa yang beragam merupakan kombinasi yang membuat produk ini disukai pembeli takjil, terutama di pasar atau bazar Ramadan yang ramai.

Pelaku usaha UMKM bisa mengambil manfaat dari tren ini dengan mengembangkan variasi rasa maupun tampilan yang sesuai dengan preferensi lokal dan tren konsumen. Misalnya, menambahkan topping seperti potongan buah segar, biji selasih warna-warni, bahkan menjajal kombinasi rasa yang belum umum namun menarik.

Selain itu, kemasan standing pouch memungkinkan usaha kecil untuk menjual produk dalam hitungan cepat dengan modal relatif kecil namun tetap tampak profesional di depan konsumen. Dengan kreativitas rasa dan tampilan, potensi keuntungan dari usaha takjil es kemasan pouch pada bulan Ramadan cukup besar.

Terkini